Momotaro

Pada jaman dulu kala, ada Nenek dan Kakek. Suatu hari, Kakek pergi ke gunung untuk mencari kayu bakar, Nenek pergi ke sungai untuk mencuci baju. Saat Nenek mencuci baju, dari hulu sungai terlihat benda besar yang mengalir. Benda besar itu adalah buah momo🍑(桃=momo: buah persik).

Nenek mengambil buah momo itu dan menggendongnya untuk dibawa pulang ke rumah. Kakek yang pulang kaget melihat buah momo yang besar itu. Sambil mengelus buah tersebut, Kakek berkata

Buah yang besar sekali.

Ayo kita coba potong!

Nenek menaruh buah momo itu di atas talenan, lalu membawa pisau dari dapur, dan memberikan ke Kakek. Kakek mencoba memotong buah momo, lalu saat pisau mengenai buah momo, buah itu bergerak dan menggelinding. Saat itu juga buah momo terbelah dan lahir anak laki-laki dari dalam buah momo.

Anak laki-laki yang lahir sehat dan penuh energi. Walau baru lahir, anak itu langsung makan nasi, makan lagi, tambah lagi dan lagi. Kakek dan Nenek sangat senang.

Karena anak ini lahir dari buah momo, kita namakan anak ini

Momotaro

Semakin banyak Momotaro makan, semakin cepat ia tumbuh besar. Selain itu juga ia memiliki tenaga kuat, yang orang dewasa biasa tidak miliki. Barang yang berat dapat diangkat dengan mudah oleh Momotaro. Tiba-tiba Momotaro berkata

Kakek, Nenek, Aku ingin membasmi *Oni👹

*鬼=Oni: siluman yang berbuat jahat
Oni merah

Kakek dan Nenek kaget mendengarnya, sampai tidak bisa berkata-kata beberapa saat. Saat itu di desa sering muncul oni yang berbuat jahat, mengambil barang penduduk desa, berbuat kerusakan, dan hal-hal jahat lainnya.

Membasmi Oni, kenapa anak ini ingin melakukan hal seram seperti itu?

Tetapi, melihat Momotaro yang yakin ingin membasmi oni, Kakek dan Nenek mendukung dan mempersiapkan bekal untuk Momotaro berangkat. Kakek dan Nenek membuat *kibi-dango(きび団子=kue bulat dari tepung beras) dan membungkusnya untuk bekal Momotaro. Kakek dan Nenek khawatir, tetapi hal itu tidak membuat ragu Momotaro untuk berangkat.

Hati-hati Momotaro, pulanglah dengan selamat.

Oni berasal dari pulau Onigashima. Disana kamu akan menemukan oni.

Kakek! Nenek! Aku berangkat!!

Melihat Momotaro berangkat membasmi oni, Kakek dan Nenek sedih dan menangis. Momotaro lalu pergi menuju Onigashima.

Diperjalanan, ada seekor Anjing yang menyapa Momotaro.

Momotaro. Momotaro. Berikan satu kibi-dango yang ada di pinggang mu itu. Kalau mau memberi, saya akan ikut denganmu.

Momotaro lalu memberikan satu kibi-dango kepada Anjing. Dan Anjing ikut dalam perjalanan Momotaro. Kemudian muncul seekor monyet.

Momotaro. Momotaro. Berikan satu kibi-dango yang ada di pinggang mu itu. Kalau mau memberi, saya akan ikut denganmu.

Momotaro lalu memberikan juga kibi-dango kepada monyet itu. Dan Monyet ikut juga dalam perjalanan bersama Anjing dan Momotaro. Kemudian muncul burung *kiji (雉=kiji: burung yang mirip kalkun). Seperti Anjing dan Monyet, Kiji juga meminta kibi-dango.

Burung Kiji

Momotaro. Momotaro. Berikan satu kibi-dango yang ada di pinggang mu itu. Kalau mau memberi, saya akan ikut denganmu.

Momotaro juga memberikan kibi-dango kepada Kiji. Kemudian Kiji juga ikut Momotaro. Momotaro kemudian melanjutkan perjalanan menuju Onigashima bersama Anjing, Monyet dan Kiji. Mereka berteguh akan membasmi Oni. Apapun yang menghadang, tidak akan membuat mundur Momotaro.

Momotaro dan rombongannya melewati gunung, menyeberang laut dengan perahu, bekerja sama menuju Onigashima. Berhari-hari mereka mendayung, lalu akhirnya sampai di Onigashima.

Momotaro dan rombongan turun dari perahu dengan hati-hati agar tidak diketahui para Oni. Sesampainya disana, Kiji terbang melihat keadaan, dan menemukan para Oni sedang berpesta. Bagi Momotaro dan rombongan, ini adalah saat yang tepat untuk menyerang, tetapi mereka terhalang pintu gerbang yang kokoh. Monyet lalu memanjat dan melompat gerbang dan membukanya dari dalam. Para Oni yang sedang berpesta, kaget melihat gerbang yang terbuka dan Momotaro yang masuk.

Saya Momotaro, orang No 1 di Jepang! Datang untuk menghukum para Oni

Para Oni kaget, kemudian diserang Anjing, Monyet dan Kiji. Anjing menggigit, Monyet mencakar, Kiji mematuk, diikuti dengan serangan Momotaro. Para Oni kewalahan melawan Momotaro, kemudian Bos Oni muncul. Bos Oni sangat kuat.

Siapa yang berani menyerang, hadapi saya!!

Bos Oni menggunakan senjata tongkat besi besar dan berduri, Senjata itu diayunkan ke arah Momotaro. Momotaro kemudian memakan kibi-dango. Tenaga Momotaro menjadi lebih kuat, bahkan bisa mematahkan senjata Bos Oni. Momotaro melompat dan beradu kepala dengan Bos Oni. Momotaro berhasil mengalahkan Bos Oni.

Momotaro dan rombongan menemukan harta yang merupakan hasil rampasan para Oni dari warga desa. Momotaro memuat harta tersebut ke perahu. Kemudian Momotaro dan rombongan pulang kembali ke desa dengan selamat.

Tamat

Artikel Rekomendasi